Alih Topik dalam Kemampuan Berkomunikasi Sehari-hari

Firda Rachmawati - Selasa, 23 Maret 2021, 19:37 WIB

Dadang A. Sapardan (Kabid Kurikulum & Bahasa, Disdik Kab. Bandung Barat)Dadang A. Sapardan (Kabid Kurikulum & Bahasa, Disdik Kab. Bandung Barat)/http://disdikkbb.org/

FIXINDONESIA.COM - Pada saat sedang menyendiri di kantor, datang seseorang yang memang biasa bertandang ke kantor untuk ngobrol yang kadang tidak jelas arahnya ke mana. 

Dia berbicara dengan sangat lancar tentang berbagai hal dan berbagai topik pembicaraan. 

Pada awalnya topik yang dibahas tentang A, dengan secara cepat topik pembicaraan sudah berada pada bahasan/topik B. Bahkan, pembahasan mengembang pada berbagai pokok pembicaraan lainnya. 

Tanpa terasa ada sekatan dari satu topik ke topik lainnya. Pembicaraan mengalir deras, beralih topik. Sebuah kepiawaian dalam merangkai kata-kata yang tidak dapat dimiliki oleh setiap orang. Kepiawaian orang yang dapat melakukan alih topik dengan sambungan gradasi.

Baca juga: Sebanyak 33 RUU Masuk dalam Daftar Prolegnas Prioritas 2021

Berkehidupan memang tidak bisa menafikan keberlangsungan komunikasi dengan orang sekitar dalam bangunan silaturahmi. Keberlangsungan silaturahmi diperlukan dalam upaya membangun kebersamaan dangan orang-orang sekitar. Kepiawaian dalam membangun silaturahmi menjadi tuntutan mutlak untuk bisa survive dalam ekosistem kehidupan.

Untuk mampu membuat nyaman dan menghilangkan lahirnya kejemuan dari setiap lawan bicara sehingga bisa berlama-lama mendengarkan berbagai tuturan informasi yang disampaikan, bukanlah perkara mudah. 

Diperlukan strategi pembelajaran dan pembiasaan sehingga nuansa yang tersaji benar-benar kondusif dan menyenangkan. Salah satu yang harus dimiliki untuk membangun nuansa demikian adalah kepemilikan kompetensi berbicara.

Baca juga: Soal Masjid Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19, DPR RI Layangkan Komenter Ini

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot