Akademisi Hukum UB Malang: Mochtar Kusumaatmadja, Bapak Pendidikan Klinis Hukum Layak Jadi Pahlawan

Firda Rachmawati - Senin, 7 Juni 2021, 22:40 WIB

Akademisi Hukum UB malang menilai Mochtar Kusumaatmadja layak menyandang gelar pahlawan nasionalAkademisi Hukum UB malang menilai Mochtar Kusumaatmadja layak menyandang gelar pahlawan nasional/Fixindonesia.com/

FIXINDONESIA.COM - Mochtar Kusumaatmadja, Bapak Pendidikan Klinis Hukum Indonesia telah meninggal 6 Juni 2021. Berbagai kalangan angkat bicara agar Mochtar dianugerahi gelar pahlawan nasional

Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra telah menyuarakan secara terbuka tentang pemberian gelar pahlawan tersebut. Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar, Judhariksawan juga menyuarakan hal yang sama.

Sejalan dengan Yusril dan Judhariksawan, Akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Mohammad Hamidi Masykur juga mendukung agar Prof. Mochtar menjadi pahlawan nasional.

Baca juga: Innalillahi! Jasad Bayi Ditemukan di Tong Sampah Rumah Sakit

"Mochtar adalah sosok penggagas pembaruan Pendidikan Hukum di Indonesia yang menepis anggapan (old paradigm) bahwa mempelajari keterampilan profesional (profesional skills) dapat diadakan dalam praktik, sedangkan pendidikan di perguruan tinggi hanya bertujuan memberikan suatu dasar pengetahuan akademis tentang hukum bersifat umum. Menurut Mochtar hal ini adalah cara cara peninggalan penjajah," ujarnya kepada FIXINDONESIA.COM, Senin 7 Juni 2021.

Menurut Hamidi, Mochtar tidak hanya mengusulkan new paradigm yang menyatakan bahwa hukum tidak hanya sebagai kaidah, tetapi juga sarana pembangunan.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 Jawa Barat Hari Ini 7 Juni 2021: 500 Tengah Diisolasi

"Hal ini menjadi karya melegenda darinya yang merupakan modifikasi dari teori law as tool of social engineering dari Roscoe Pound," ucapnya.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi