Aa Umbara Resmi Menjadi Tersangka Kasus Korupsi Bantuan Penanggulangan Covid-19, Begini Kronologis Lengkapnya

Fahrurrazi Assyar Halim - Kamis, 1 April 2021, 19:16 WIB

Totoh Gunawan Memakai Baju Tahanan KPK dalam Kasus Korupsi Aa UmbaraTotoh Gunawan Memakai Baju Tahanan KPK dalam Kasus Korupsi Aa Umbara/FIXINDONESIA/KPK

FIXINDONESIA.COM - Bupati Bandung Barat bersama anaknya dan seorang pengusaha ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus korupsi bantuan sosial penanggulangan Covid-19.

Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, Aa Umbara melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk membahas proyek bantuan sosial penanggulangan Covid-19, Berikut kronologi lengkap yang diungkap KPK:

Pada Maret 2020 karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kemudian menganggarkan sejumlah dana untuk penanggulangan pandemi Covid-19 dengan melakukan refocusing anggaran APBD tahun 2020 pada Belanja Tidak Terduga (BTT).

Baca juga: Resmi! Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan pada 12 April Secara Daring

 April 2020, diduga ada pertemuan khusus antara Aa Umbara (Bupati Bandung Barat periode 2018-2023) dengan Totoh Gunawan yang membahas keinginan dan kesanggupan Totoh untuk menjadi salah satu penyedia pengadaan paket bahan pangan (sembako) pada Dinas Sosial KBB dengan kesepakatan adanya pemberian komitmen fee sebesar 6% dari nilai proyek.

Untuk merealisasikan keinginan Totoh, kemudian Aa Umbara memerintahkan Kadis Sosial KBB dan Kepala UKPBJ KBB untuk memilih dan menetapkan Totoh Gunawan sebagai salah satu penyedia pengadaan paket sembako pada Dinas Sosial KBB.

Mei 2020, Andri Wibawa (Anak Aa Umbara) menemui Aa Umbara, untuk turut dilibatkan menjadi salah satu penyedia pengadaan sembako dampak Covid-19 di KBB yang langsung disetujui Aa Umbara dengan kembali memerintahkan Kadis Sosial KBB dan PPK Dinsos KBB agar ditetapkan.

Kurun waktu April hingga Agustus 2020, di wilayah Kabupaten Bandung Barat, dilakukan pembagian bantuan sosial (bansos) bahan pangan dengan 2 jenis paket yaitu bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial (Bansos JPS) dan bantuan sosial terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (Bansos PSBB) sebanyak 10 kali pembagian dengan total realisasi anggaran senilai Rp52,1 Miliar.

Baca juga: BREAKING NEWS: KPK Resmi Tetapkan Bupati Bandung Barat dan Anaknya Sebagai Tersangka Korupsi tanggap darurat Covid-19

Editor: Fahrurrazi Assyar Halim | Agus Satia Negara

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot