5 Tuntutan Kompaks yang Kecam Tayangan Suara Hati Istri Indosiar

Firda Rachmawati - Rabu, 2 Juni 2021, 12:17 WIB

Kompaks mengecam keras tayangan Suara Hati Istri yang Libatkan Adegan Perkawinan Anak 15 tahun dengan Pria 39 TahunKompaks mengecam keras tayangan Suara Hati Istri yang Libatkan Adegan Perkawinan Anak 15 tahun dengan Pria 39 Tahun/Tangkapan layar/YouTube

FIXINDONESIA.COM - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) mengeluarkan pernyataan dan mengecam keras tayangan Suara Hati Istri (SHI) Indosiar yang dinilai telah melanggengkan dan memonetisasi praktik perkawinan anak.

Hal tersebut sejalan dengan adanya tayangan yang mempertontonkan pemeran Zahra (LCF), seorang aktris berusia anak (15 tahun), sebagai karakter berusia 17 tahun yang menjadi istri ketiga dari lelaki berusia 39 tahun.

"Sinetron “Suara Hati Istri” telah mempertontonkan jalan cerita, karakter, dan adegan yang mendukung dan melanggengkan praktik perkawinan anak, bahkan kekerasan seksual terhadap anak dengan promosi yang dilakukan melalui kanal Youtube Indosiar, yakni penggunaan judul clickbait pada salah satu episodenya: 'Malam Pertama Zahra dan Pak Tirta! Istri Pertama & Kedua Panas? | Mega Series SHI - Zahra Episode 3'," isi pernyataan tersebut.

Baca juga: Lincoln Memorial, Saksi Perubahan Opini Publik AS Terhadap Israel

Selain itu, tayangan dan promosi sinetron tersebut dinilai telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Porgram Siaran (P3SPS), utamanya Pasal 14 Ayat 2 mengenai Perlindungan Anak  yang berbunyi “Lembaga penyiaran wajib memperhatikan kepentingan anak dalam setiap aspek produksi siaran.”

Kompaks juga menuntut adanya tindakan dari lembaga-lembaga terkait untuk menindaklanjuti tayangan sinetron kontoversial tersebut.

Adapun tuntutan yang dilayangkan Kompaks di antaranya.

Baca juga: WHO Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac China

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi