5 Fakta Penurunan Harga Tes PCR di Jawa, Bali dan Luar Pulau Jawa

Administrator | Siti Resa Mutoharoh - Kamis, 28 Oktober 2021, 9:04 WIB

Ilustrasi PCRIlustrasi 5 Fakta Penurunan Harga Tes PCR di Jawa, Bali dan Luar Pulau Jawa /Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Lima fakta penurunan harga tes PCR di Jawa, Bali dan Luar Pulau Jawa. Penurunan harga telah resmi ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dilansir dari website resmi kemkes.go.id.

1. Surat Edaran menjadi dasar harga baru Penetapan tarif tes PCR untuk pulau Jawa dan Bali serta di luar Pulau Jawa Bali telah resmi ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, dan mulai diberlakukan pada hari Rabu 27 Oktober 2021.

2. Penurunan harga tes PCR berdasarkan evaluasi, dan disepakati bahwa batas tarif tertinggi test PCR untuk pulau jawa dan Bali Rp275 ribu dan luar pulau jawa Rp300 ribu.

Baca juga: INFO TERBARU Kemkes Resmi Umumkan Tarif Tes PCR yang Lebih Mahal dari Tarif di India

Baca juga: FIX! Harga Baru Tes PCR Jawa Bali Rp275 Ribu, Ini Masa Berlakunya

3.Hasil tes PCR dikeluarkan dalam waktu maksimal 1x24 jam dari saat pengambilan swab saat tes PCR

4.Evaluasi yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan berdasarkan perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen - komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead, dan komponen biaya lainnya yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

5. Kementerian Kesehatan tidak melarang  Laboratorium melanggar kebijakan yang terdapat dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, yang mulai diberlakukan pada hari rabu tanggal 27 Oktober 2021. Bagi laboratorium yang tidak patuh pada ketetapan pemerintah dapat ditutup labnya dan dicabut izin operasionalnya.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait